Di keheningan radar
Tangisannya terdengar
Isakannya menggelegar
Aku, habis tertampar
Gadis sok dewasa ini sedang–
Diminta pertanggung jawabannya tentang–
Sudah sejauh mana ia berjuang
Sudah sekuat apa ia menyerang
Seluruh musuh yang menghadang
Ia merintih, bersedih
Detik detik tersirat ia ditagih
Mana benarnya jalan yang ia pilih
Kemana perginya terima kasih?
Dimana syukur yang rapih?
Dimana sabar yang selama ini ia latih?
Nak, Lekas!
Kita harus bergegas!
Satu dan dua, hargai nafas!
Tangkap tangisan lepas!
Bukankah sudah puas?
Lekas, waktu kita terbatas!
Kita manusia kuat
Tuhan mengirimkan kita ribuan tekad
Dia sedang mendekap kita, hangat
Demi ummat..
Hei gadis kecil, kumohon semangat!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar