Menemani Rintik Hujan pada Sabtu malam
Sudut taman, Sendirian..
Aku Kesepian..
Ketika dua insan berpayung dibawah Rintik Hujan.
Aku Kesepian..
Dengan heningnya malam melihat orang nyaman dalam Dekapan..
Aku Kesepian..
Meratapi sudut sudut taman penuh dengan Kemaksiatan..
Sontak lidahku penuh dengan Istighfar,
"Allah menyayangimu, Allah menjagamu,, Astaghfirullaah,,.." Gumamku
Jalan pulang aku penuhi dengan lantunan do'a
"Rabbanaa laa tuzigh qulubanaa....."
"Rabbanaa Dzholamnaa Anfusanaa.."
"Laa Ilaaha Illaa Anta, subhaana innii kuntu minadzzhilimiin.."
Tidak!!, Kata Tuhan
Aku tak Pernah Sendirian!!
Kata Tuhan
Aku belum butuh yang namanya Pasangan!!
Kata Tuhan
Hanya orang-orang penting yang tidak memilih pacaran!!
Waktu kita penting Kawan..
Masih banyak yang harus kita lakukan!
Fokus pada pendidikan,
Menggapai Impian,
Mewujudkan Keinginan
dan Memantaskan diri untuk masa depan..
Kawan..
Kita sudah punya Qur'an Bukan??
Apa Lagi Yang Kau Inginkan??
Ingin Kesetiaan??
Apa Yang Tak Bisa Qur'an Berikan??!
Memangnya Pacarmu bisa Setia menemanimu sampai masuk dalam Kuburan??
Di Tanah Sempit dan Gelap Nanti, Pacarmu bisa Menenangkan??
Kawan..
Pacarmu membuat Syurga untukmu dijauhkan,
Sedang Qur'an, dia yang akan menarikmu dari Jurang Kebinasaan.
Berikan Mahkota ke dua orang tua, serta Jubah Kemuliaan
Menghadiahkan Syurga untukmu, Dengan Seribu Kenikmatan..
