ujung yang sejatinya tak berujung,
mengarang dan menganggap, lalu percaya
Aku dengan seluruh ingatanku tentangmu,
tentang pengganggu yang hadir bukan bermaksud mengganggu,
mungkin bisa jadi banyak pelajaran kuambil darimu,
begitu sebaliknya, semoga mampirku berkesan dan bermanfaat untuk hidupmu
Tentang singgahnya rasa aneh,
Rasa yang begitu dibanggakan anak adam
Tapi bagiku, ini sungguh asing
Sangat sangat asing
Setiap langkah pergi meninggalkan
Aku dikejar bayang kenangan kenangan semu
Tanpa henti, sungguh
Tanpa henti
Sekuat tenaga pikiranku mengelak
Mati matian hatiku menolak
Kandas, kamu terlalu manis
Atau mungkin terlalu sakit untuk dilupa
Ah sungguh
Aku lelah dengan seluruh rasa yang tiada ujung
Hari hariku kian menjadi ajang pura pura,
Pura pura tak mengingat apa apa,
Atau, sejatinya memang lupa
Hanya saja tiap kusadari
Aku menuntut untuk tetap disini
Menunggumu dengan untaian untaian doa pasti
Di sebut manusia setia
Padahal, jauh, aku melihat ia tertinggal jauh
Jauh dari segala ekspektasi kejaranku
Jauh dari segala impian impian manisku
Hari hariku, penuh dengan membuktikan pada dunia
Sedang kamu? Aku tak pernah melihat kejelasan
Sekarang, apa yang benar benar kamu lakukan
Hey,
Rasa aneh yang menghantui!
Kau tau betapa cemburunya segala tujuan yang ingin kuraih
Dengan hadirnya kamu,
Yang mengacaukan tangga tangga mimpi
Tetes air mata tak kuasa
Sungguh, menahan untuk menerima,
Bahwa hadirnya,
Singgah yang singkat
Tapi entahlah, ini sayang untuk apa
Bahkan mata kita belum sekali saling memandang
Hey, aku lelah :')
Paraahh, kalau kamu bertahan, kamu keren. ASLI, KEREN (MASYA ALLAH)
BalasHapus